Buluh yang Terkulai

Tuhan itu berbeda dengan manusia, Petrus mengalami hal yang sama. Tahukah Anda mengapa Tuhan di tepi danau Galilea menanyakan pertanyaan yang sama sampai tiga kali kepada Petrus: “Simon anak Yohanes, apakah engkau agape dengan aku? Jawab Petrus sejujurnya apa yang masih ada dalam dirinya, dia berkata: “Tuhan, aku hanya filio dengan Engkau.”

Mengapa hal itu ditanyakan di tengah-tengah Tuhan sedang membuat perapian membakar ikan untuk mempersiapkan makan pagi bagi mereka? Mengapa di depan  perapian Tuhan bertanya sampai tiga kali? Sebab di depan perapian yang sama tiga kali juga Petrus telah menyangkali diri-Nya, dia dikembalikan ke titik dimana dia jatuh, dan di tempat itu Tuhan berkata: “Aku akan mengangkat hidupmu kembali.”

Tuhan tidak menyingkirkan rekaman masa lalunya yang traumatik itu, tetapi justru Tuhan membawa dia kembali kepada peristiwa itu dan dihadapkan ke dirinya lagi. Semua rekaman yang dengan detail pernah dia alami hanya ditambahi dengan penglihatan bahwa ternyata Yesus ada di tempat itu pada saat itu. Itulah yang memulihkan dia sebenarnya.

Sebab kalau hal itu dihindari, artinya Anda sedang lari dari kenyataan, dan kejatuhan itu akan terus mengejar hidupmu sampai engkau tidak pernah akan menjadi orang yang merdeka.

Para murid berkata: “Rabi, bukankah mereka baru-baru ini mau melempari Engkau dengan batu, kenapa Engkau harus kembali ke situ, apa tidak bahaya, janganlah kembali di tempat di mana kita nyaris mati, hindarilah tempat itu” kata mereka. Perhatikan jawaban Tuhan di Yoh 11:9!! Dia mau berkata, dulu memang kamu pernah mau hancur, karena kamu berjalan dalam kegelapan, tetapi hari ini berjalanlah dalam terang. Bukan soal di mana batunya, tetapi apakah terang itu ada atau kegelapan yang menguasai hidupmu.

Ketika kita membaca Alkitab, selalu pola itu yang terulang. Lihat ketika suatu hari pada nelayan gagal menangkap ikan, padahal mereka telah berusaha sepanjang malam. Tiba-tiba Yesus datang dan berkata kepada Simon: “Tebarkan jalamu ke sebelah kanan,” dan ketika itu dilakukan alkitab berkata mereka mendapatkan sejumlah besar ikan, sampai jalanya mulai koyak dan perahu mereka hampir tenggelam.

Langsung Petrus tersungkur berkata: “Pergilah daripadaku, Tuhan, aku ini orang berdosa!” Ketika mereka sampai ke darat, Tuhan berkata: “Mulai sekarang Aku mau jadikan kamu penjala manusia, ikutlah Aku.” Alkitab berkata maka ditinggalkan semuanya. Apa yang pernah mati, perjuangan semalaman yang gagal, impiannya yang telah mati, tiba-tiba ketika Tuhan datang, semuanya berubah.

Apa yang telah mati dan Dia bangkitkan kembali..tidak lg menjadi milikmu…tp menjadi milik Tuhan sepenuhnya.

Di saat2 terakhir itu sampai 3x Tuhan bertanya kepada Petrus dengan menyebutnya, “Simon, anak Yohanes!” Di mana nama Petrus yang Dia pernah berikan itu? Tahukah Anda, bahwa nama Petrus saat itu Dia simpan untuk diri-Nya, sebab kalau saat itu Yesus memanggil dia Petrus, itu seperti mengejek dia, dan Tuhan tidak mau melukai Petrus.

Hari itu Dia panggil Petrus dengan sebutan “Simon, buluh yang begitu lunglai dan tidak berdaya, sebab tidak mungkin Tuhan menyindir dengan menyebutnya: “Hai batu karang,” karena Dia tahu saat itu sedang lunglai, maka nama itu tidak dimunculkan.

Tetapi ketika orang itu dalam keadaan begitu terpuruk dan tertekan, penderitaan dan kesakitannya adalah penderitaan dan kesakitan Yesus sendiri. Itu sebabnya Dia panggil Petrus dengan nama “Simon”. Anak Yohanes. Dia mau berkata: “Nak, Aku tahu keadaanmu seperti buluh yang terkulai, tetapi tidakkah engkau mengasihi Aku, tidakkah engkau punya agape dengan Aku, dan Simon berkata: “Tidak punya Tuhan, aku hanya punya Filio dengan Engkau.

Kemudian Dia bertanya pertanyaan yang sama untuk kedua kali, terkahir kali Dia tanya yang ketiga kali: “Buluh, engkau hanya punya Filio dgn Aku? Maka jadi sedih hatinya dan berkata: “Engkau tau segala sesuatu, hanya Filio yang aku punya Tuhan.” Lalu Yesus berkata: “Baik, buluh sudah terkulai, Aku tidak akan patahkan, gembalakanlah domba-domba-Ku.

Mat 12:20 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang.

Kalau domba-domba-Nya dipercayakan kepada seorang batu karang, itu masuk akal, tetapi domba-domba-Nya dipercayakan pada sebatang buluh, itu anugerah, yang otak kita tidak bisa mengerti. Tetapi itulah Tuhan!

Kenapa saat itu tidak dimunculkan nama Petrus, karena Dia simpan untuk diri-Nya hari itu. Tetapi segera, setelah Roh Kudus turun, dia menjadi kuat, maka dengan sukacita dia berkata: “Aku ini Petrus!” Dan Yesus mengatakan: “Itu memang namamu nak, maju terus,” Tuhan itu luar biasa, kalau Anda bisa mengerti kedalaman kasih yang di dalamnya, Anda tidak akan mudah menjadi kecewa dengan Dia.

Kadang orang menjadi panik ketika sepertinya Tuhan lupa dengan dirinya, kenapa Dia tidak pernah memanggil aku lagi,kenapa Dia tidak pernah menyebut namaku lagi. Seringkali perasaan terdalam itu munculnya justru ketika dalam keheningan, di mana Dia sedang menyatakan kasih-Nya kepada kita.

Kadang-kadang nama itu Dia simpan untuk diri-Nya sendiri, “hanya untuk Aku” kata Tuhan. Apakah ada nama yang membuat Anda muak dan benci? Anda akan dikejar oleh kasih Tuhan, tetapi kadang-kadang juga Tuhan tidak banyak bicara dengan kita. Dia hanya mendekapmu dan menyebut namamu. “Hanya untuk Aku”

Biarkan Tuhan memiliki hidup kita untuk diri-Nya sendiri. Ijinkan Dia memiliki hidup kita seutuhnya hanya untuk Dia saja.

 

-Petrus Agung Purnomo – Ungkapan Kasih yang Berbeda

2 Responses to Buluh yang Terkulai

  1. We need His grace day by day.. GBU

  2. siskawidjaya says:

    yup.
    thx 4 visit, bang.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: