gara-gara Yusuf, tomat jd sebesar semangka??

Seperti biasa, komsel ke k’Messa pasti ada ayat hapalan. Ayat hapalan kali ini diambil dari:

Mzm 1:1-3  Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,  (2)  tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.  (3)  Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Kaget sekali dengan ayat hapalan ini, mengapa? Karena, meskipun ayat ini udah sering dibaca, namun kali ini dalam beberapa kesempatan saya memang sedang mengunyah ayat yang serupa, saya kunyah, cerna, dan ternyata….sangaat menggairahkan…bener2 jadi rhema luar biasa bagi saya.

Gini nih ceritanya…

Aku baca kehidupan Yusuf…

Kej 39:1-4  Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ.  (2)  Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.  (3)  Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya,  (4)  maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.

Belum lagi wkt dipenjara, kepala penjara pun menyatakan hal yang sama:

Kej 39:21-23  Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.  (22)  Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya.  (23)  Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.

Menurut cerita lengkap tentang Yusuf, dapat dikatakan Yusuf adalah seorang yang paling malang di sepanjang hidup, mengaapa? Karena ia dibuang ke sumur oleh sodara-sodaranya, dijual di pasar budak, dibeli oleh org asing, menjadi pembantu di sono, blm lagi masuk penjara tanpa berbuat sedikit pun kesalahan. Meskipun demikian, firtu berkata, bahwa Yusuf adalah seorang yang berhasil.

Standar keberhasilan bagi kebanyakan orang adalah ‘apa yang dicapai’, sedangkan bagi anak Tuhan, firtu bilang keberhasilan adalah ‘siapa yg dipunyai‘…maksudnya…selama kita punya Tuhan, selama Tuhan menyertai kita, selama Tuhan menyertai Yusuf, Tuhan lah yang membuat Yusuf/kita berhasil dalam apapun yang dia kerjakan.

Penyertaan Tuhan lah ternyata yang membuat Yusuf berhasil. Kabar baiknya adalah, Yesus, Tuhan kita, diberi nama oleh Bapa di sorga:

Mat 1:23  “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita.

Wow….Allah sendiri….Tuhan yang ada di dalam hati kita…Yesus namanya….Dia sendiri menyertai kita. KERENNNN bgt…..!!!! itu artinya, apapun yang kita kerjakan, Tuhan lah yang membuatnya berhasil apapun yang kita kerjakan.

Bahkan, Potifar, orang yang tidak mengenal Tuhan pun bisa bilang kalau ada Tuhan yang menyertai Yusuf dan membuat dia berhasil. Itu artinya, orang2 di luar sana yang tidak mengenal Tuhan pun akan berkata demikian ketika mereka melihat hidup kita. Bukan keberhasilan spt yg bs diraih oleh orang rata2 (tanpa penyertaan Tuhan)…namun keberhasilan yg extraordinary (lebih dari rata2), yang membuat mata banyak orang liat…wah pasti ini kerjaan Tuhan nih, bkn kerjaan manusia spt kamu yg mengerjakan hal ini…🙂

(sempet kepikir juga sih, mungkin sejak Yusuf masuk ke rumah tangga Potifar, tomat yg ditanam di kebut Potifar ukurannya lgsg berubah jadi sebesar semangka…itu pasti pekerjaan Tuhan lwt Yusuf pikir Potifar)

Apa akibatnya? Nama Tuhan yang dipermuliakan lwt hidup Yusuf, lwt hidup kita. Akibatnya…Yusuf/kita pun mendapat kasih/kemurahan berlimpah dari sekeliling kita karena mereka melihat ada Tuhan dalam hidup kita…. AWESOME….!!!!

Di ibadah minggu, Bang Leo juga sampaikan hal yang mirip: Aku orang yang diberkati Tuhan, Aku orang yang dibenarkan, Aku menikmati semua yang Bapa sediakan dalam hidupku.

Kita lah umat yang diberkati Tuhan. Kita lah orang yang Dia jadikan berhasil, bukan karena kekuatan kita, namun karena penyertaanNya, IMANUEL ada di dlm hidup kita. Di buat Tuhan berhasil dan diberkati, supaya kita menjadi berkat bagi banyak orang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: