Terkadang kita merasa..

Dlm sebuah siaran kotbah di tv, hamba Tuhan ini berkisah..

Ada sebuah desa di Israel, penduduknya mencintai jam mulai dari jam tangan, jam dinding, jam meja dll. Tidak ada satupun warganya yg tidak mempunyai jam. Namun tidak ada tukang jam sama sekali di desa itu. Ada bbrp org di situ yg sangat mencintai jam miliknya shg bahkan dlm keadaan rusak/mati pun jam nya selalu dibersihkan lalu diputar knop nya setiap hari. Setelah sekian thn berlalu, dtglah seorang tukang jam ke desa tsb. Segera penduduk desa menservis atau mencoba memperbaiki milik mrk yg bermasalah kpdnya. Di antara semua jam yg dicoba utk diperbaiki, hanya jam milik penduduk yg rajin membersihkan dan memutar knop nya lah yg berhasil diperbaiki.
Salah seorang pemirsa tv ini segera bertindak sesuai dgn nilai moral yg ditangkapnya. Diambilnyalah laptop tercanggihnya yg selama ini diterlantarkan nya di balik lemari pakaian itu… lalu segera dicharge baterenya.

Kurasa…nilai moral nya ga demikian deh. Hehehe…

Di akhir kotbahnya hamba Tuhan ini menjelaskan…sebenarnya yg ingin dia sampaikan adl.. baca lah firman tiap hari.

Analoginya apa… nilai.moral yg diterapkan apa pula oleh si pemirsa itu.
Terkadang kita merasa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: