ordinary to be extraordinary

December 15, 2009

long time

Filed under: friendship, love — siskawidjaya @ 1:38 pm

dedek ndut…

where are you?

long time no see

long time no chat

long time no swimming together

how are you today, dek?  Are you really ok?

In these last days, I saw you sad, lots of burden, not fit.. is it true?

Is there anything I can do you to help you?

I’m so sorry for everything I have done and said..

My prayed be with u..always..

miss you so much

love you, dek…

Aku telah mengambil keputusan di dalam hatiku, bahwa aku tidak akan datang lagi kepadamu dalam dukacita. (2) Sebab, jika aku mendukakan hatimu, siapa lagi yang dapat membuat aku menjadi gembira selain dia yang berdukacita karena aku. (3) Dan justru itulah maksud suratku ini, yaitu supaya jika aku datang, jangan aku berdukacita oleh mereka, yang harus membuat aku menjadi gembira. Sebab aku yakin tentang kamu semua, bahwa sukacitaku adalah juga sukacitamu. (4) Aku menulis kepada kamu dengan hati yang sangat cemas dan sesak dan dengan mencucurkan banyak air mata, bukan supaya kamu bersedih hati, -  I wrote it so you would know how much I care–oh, more than care–love you!

2Co 2:1-4

October 24, 2009

Cerdik seperti ular, tulus seperti merpati

Filed under: extraordinary life, teaching — siskawidjaya @ 12:14 pm

Hari Senin yang lalu, aku dan teman-teman dapat undangan untuk seminar di salah satu ruko di Bandung. Pembicaranya wkt itu adalah Bu Iin Tjipto Wenas. Beliau adalah seorang yg bersedia dipakai Tuhan untuk melayani Dia dan berjalan dalam panggilan Allah..dan Tuhan memakainya dengan luar biasa sampai hari ini. Waktu aku datang ke tempat itu, aku berdoa sama Tuhan…’Tuhan, aku datang ke tempat ini bukan karena aku mencari pembicara yang terkenal. Aku datang ke tempat ini karena aku pengen bgt dapetin pewahyuan yang baru akan kebenaran firman-Mu.’ Dan benar, Tuhan bicara…
Anda mungkin sudah mengenal Abraham atau Ibrahim. Dia mempunyai anak yang bernama Ishak. Ketika itu Ishak sudah menikah, dan merindukan untuk mempunyai anak karena isterinya mandul. Ishak benar-benar berdoa dan meminta kepada Tuhan, dan Tuhan menjawab doanya.
Kejadian 25:23 Firman TUHAN kepadanya: “Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda.”

Esau dan Yakub akhirnya dilahirkan. Esau lah anak yang tua itu, dan Yakub lah anak yang muda itu. Sejak awal, ketetapan Tuhan pada Yakub adalah bahwa Yakub akan menjadi tuan atas kakaknya. Seringkali setelah kita benar2 berdoa dan meminta kepada Tuhan, Tuhan memiliki janji atau ketetapan dalam hidup kita. Mungkin itu berupa firman Tuhan, mungkin itu berupa kesan kuat di dalam hati, mungkin itu berupa penglihatan, nubuatan, dll.. seperti yg dialami Yakub. Namun apakah Yakub berhenti sampai di situ saja? Tidak. Dia mengambil setiap kesempatan yang dibuka untuk janji Tuhan dapat tergenapi melalui hidupnya. Yakub bukanlah orang yang pasif. Dia cerdik. Ketika ada kesempatan bagi Yakub untuk mengambil hak kesulungan Esau, dia mengambilnya dengan segera dengan memberi sup kacang merah kepada Esau. Ya, itu beresiko memang, tp lebih baik dicoba daripada tidak. Toh kalaupun Esau gak memberikan hak kesulungan itu, Yakub tidak rugi apapun  (Kej 25:29-34)
Tidak selesai sampai di situ… kisah Yakub terus berlanjut. Suatu hari dia ketika Ishak sudah hampir meninggal, Yakub kembali melihat sebuah kesempatan emas, kesempatan untuk mengambil berkat kesulungan dari ayahnya. Memang cara yang dipakai itu adalah ‘penipuan’, ia membebat tangannya dengan bulu hewan supaya Ishak merasa kalau itu adalah Esau (mata Ishak telah rabun).. dan pada akhirnya Ishak memberkati Yakub dengan berkat anak sulung.. (Kej 27:1-37) namun tujuan akhir tetap dicapai oleh Yakub. Dia adalah seorang pria yang tau tujuan hidupnya, dan berusaha mencapainya.
Yakub tidak puas kalau sampai situ saja. Dia tau tujuan hidupnya ke depan… Ketika mencari seorang isteri seperti yang dipesankan ayahnya, Yakub tiba di sebuah sumur yang tertutup batu. Di masa itu batu yang dipakai untuk menutup sumur adalah batu yg besar dan super berat supaya sumur tidak terkontaminasi oleh kotoran/pasir di padang dan racun dari pihak musuh. Perlu 10 orang lah untuk bs mengangkat batu itu dan akhirnya dapat memberi minum hewan ternak. Apa yang dilakukan Yakub? Sendirian, dia menggulingkan batu penutup sumur ini ketika dia melihat Rachel (naksir sama Rachel nih). (Kej 29:7-10).
Kalau pada awalnya aku pikir, Yakub ini anak rumahan yg malas…ternyata tidak. Otot-ototnya, telah terlatih dan menjadi kuat sekali selama dia tinggal di rumah. Dia tau bagaimana membayar harga. Yakub tau bagaimana dapat memperoleh Rachel setelah bekerja 14 tahun di rumah Laban. (Kej 29:15-28) Yakub pun tau bagaimana cara memperoleh ternak dari Laban dengan kecerdikannya dalam memperoleh ternak dari Laban. (Kej 30:31-43)
Apa yang hendak aku coba share kan di sini?
Seringkali kita mendapatkan janji Tuhan, perkataan nubuat, penglihatan, dll ttg hal-hal ke depan yang Tuhan sediakan dalam hidup kita. Namun ternyata, untuk membuat itu menjadi kenyataan, bukan dengan cara yang pasif. Bergiatlah dan bekerjalah. Mulailah semuanya dalam doa…dan mulailah bertindak. Untuk setiap kesempatan yang Tuhan buka, ambillah. Tidak semua orang pintar mengambil kesempatan yang Dia sodorkan dalam hidup kita. Berkali-kali malah kita lewatkan kesempatan begitu saja. Tidak hanya mengambil kesempatan, ternyata Yakub berani membayar harganya untuk memperoleh ‘yang dijanjikan’. Yakub melatih otot-ototnya untuk bekerja. Tangannya kuat untuk menggulingkan batu di atas sumur. Yakub adalah seorang gembala domba yang baik, dia terlatih baik bagaimana menggembalakan domba dan memperoleh ternak dari Laban dengan cara yang cerdik. Tidak hanya itu, Yakub bergumul melawan malaikan Tuhan dan dia menang. Sampai hari ini, setiap penglihatan akan malaikat yang dilihat oleh anak-anak Tuhan menyatakan bahwa malaikat Tuhan bukanlah ‘makhluk yang kecil2’, namun tinggi besar, lbh tinggi dan lbh besar daripada manusia. Jika bergumul dan bergulat melawan malaikat saja Yakub dapat menang, dapat dibayangkan seberapa besar kekuatan Yakub?
Anak-anak Tuhan, ayo, bergiatlah. Kau terima janji Tuhan…tp janganlah berhenti begitu saja. Kerjakanlah janji itu dan usahakanlah sampai itu menjadi kenyataan. Latihlah dirimu baik secara rohani maupun jasamani. Janganlah pasif… ayo bergerak dan berjuang. Jadilah cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati..

May 28, 2009

All He wants is you and me

Filed under: songs — siskawidjaya @ 9:17 am

Sebuah lagu lama yang kudengar berkali-kali wkt mudik bbrp wkt yg lalu (bkn krn pengen denger sih, tp krn ga ada lg kaset lain di mobil, jd ya 2 kaset diputer berulang kali berhari2..hehe..kebayang lah ya) :) berbicara banyak hal dan mengingatkanku akan banyak hal..

Praise looks good on You

Don Moen – God is Good

Verse 1:
When you lift your hands up high
And you sing a song of praise to Me
It brings Me great delight
Such a lovely sight
And yes it is true
Praise looks good on You
Morning night and noon
Your praise ascends to heaven
Like the smell sweet perfume
Filling every room
And yes it is true
Praise looks good on You

Chorus:
You bring your sacrifices
And you offer up your praise
You lift your voice with singing
But your heart seems far away
More than a sacrifice
I am looking for your life
Holy and acceptable
And pleasing in my sight

Verse 2:
So offer up your lives
Holy and acceptable
A willing sacrifice
Precious in my sight
But in all that you do
Remember all I want is You

(Repeat Chorus)

Verse 3:
So lift your hands up high
And worship Him before the altar
Consecrate your life
A willing sacrifice
But in all that you do
Remember all He wants is you
And yes it is true
Praise looks good on you

Seperti yang tertulis di setiap liriknya, seringkali kita memuji dan menyembah Tuhan tidak dengan segenap hati kita. Kita memuji dan menyembah Tuhan dengan banyak gaya (itu tidak salah), namun akan menjadi gaya saja jika tidak dilakukan dengan segenap hati kita yang paling dalam. Akan menjadi PW yang ‘kosong’ ketika sebenarnya hati kita menjauh daripada Tuhan.  Suaramu mungkin bagus, mungkin pas2an, atau mungkin kacau beliau…tidak masalah selama pujian dan penyembahan mu dinaikkan melalui seluruh aspek hidupmu. Hidupmu adalah persembahan yang hidup yang kudus dan biarlah itu menjadi persembahan yang berkenan di hadapan Allah.

1 Samuel 15:22

Tetapi jawab Samuel: “Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.

 

Secara pribadi, aku diingatkan kembali.. ‘In all that I do,..remember all He wants is me’.

May 26, 2009

Father, I don’t understand…

Filed under: extraordinary life, inspiring story — siskawidjaya @ 3:01 pm

johnwimberJohn Wimber adalah seorang pendiri gereja Vineyard di Amerika, dia dibawa oleh Peter Wagner ke sekolah alkitab di Amerika yang bernama Fuhler, di Pasadena, dan mengajar tentang kelas kesembuhan ilahi. Itu adalah kelas yang paling ramai dikunjungi orang, sambil mengajar dia juga mendemonstrasikan kuasa Allah.

John Wimber pada awalnya bertobat oleh kehidupan seorang pria, pertama kali dia diajak oleh temannya bible study di rumah dia. Pria ini punya 2 anak, laki dan perempuan. Seminggu sekali John datang ke rumah pria ini utk bible study, tapi yang membuatnya bertobat bukanlah pelajaran Alkitabnya, melainkan kisah hidup pria ini…sebagai berikut…

Suatu hari anaknya laki naik mobil dan mengalami kecelakaan fatal, mobilnya hancur, dan kakinya lumpuh seumur hidup, hanya duduk di kursi roda. Yang membuat John Wimber bertobat adalah malam itu ketika sedang kebaktian di rumah mereka, anak perempuannya lagi pergi kuliah. Setelah cukup larut, tiba-tiba pintu diketuk orang, ketika dibuka 2 orang dari kepolisian setempat ada di depan pintu.

Mereka bertanya apakah benar di sini keluarga ini, mereka mengiyakan dan mempersilakan masuk, lalu dua anggota kepolisian itu bertanya: “Apakah Anda punya anak perempuan dengan ciri-ciri seperti ini, mereka berkata “Ya.” Polisi berkata: “Maaf kami baru menemukan jenasahnya dibunuh dengan brutal sekali dan sekarang sedang diotopsi di rumah sakit.”

Pria ini hanya punya 2 anak, yang 1 cacat seumur hidup dan yang lain dibunuh dengan brutal. John Wimber menyaksikan anggota keluarganya hancur hati, mereka meninggalkan kelas itu, dan berdoa. Teman-teman yang ikut Bible study menyaksikan hal itu, terlalu tragis untuk dialami oleh sebuah keluarga.

Si pria berkata begini: doanya singkat, namun menyentuh hati sampai membuat John Wimber bertobat. Dia berkata: “Father, I don’t understand, but I won’t question, I trust You.” “Bapa, aku tidak megerti, tetapi aku tidak akan bertanya, aku percaya kepada-Mu.” Singkat saja doanya. Dengan peristiwa itu, john Wimber langsung berlutut menangis dan bertobat.

Dia berkata: “Kalau Yesus yang mereka sembah bisa membuat mereka berdoa seperti itu di tengah-tengah tragedi, aku juga mau menyembah Yesus yang sama seperti dia.”

Dia dipakai Tuhan luar biasa, gereja Vineyard di seluruh dunia berkembang, dan satu di antaranya kemudian kelak dipakai Tuhan di Toronto, yg sering kita kenal dengan “Toronto Blessing“, dan jutaan orang di seluruh dunia diberkati karenanya.

Ada banyak pertanyaan dalam hidup kita, biar kita berkata: “Bapa, aku tidak mengerti, tapi aku tidak akan bertanya, aku percaya pada-Mu”

May 25, 2009

Read with Passion

Filed under: daily life, love — siskawidjaya @ 5:18 am

Pernahkah Anda jatuh cinta? Apa yang Anda lakukan pada saat Anda jatuh cinta? Tentunya hal-hal yang berhubungan dengan orang yang kita cintai/kasihi akan menjadi perhatian utama kita. Hobinya, kesukaannya, kebiasaannya, setiap gerak geriknya, bahasa tubuhnya, pandangan matanya, setiap kata dan tulisannya, dll-nya. Saya rasa Anda bisa menyebutkannya sendiri apa yang Anda lakukan pada orang yang Anda cintai.

Ada seorang cewek, aku lupa namanya (kisah nyata sih-dan jg aku plg sulit ngapalin nama orang)..hehe.. ok lanjut.. cewek ini hobinya baca buku. Dia beli banyak buku yg dia suka, jenis2 buku favoritnya dibacanya dengan penuh perhatian. Suatu ketika dia baca sebuah buku, krn kurang menarik, buku tersebut disimpannya di tempat yang agak ngasal. Dia terus lanjutkan hari-harinya seperti biasa seperti normalnya seorang cewek, dia akhirnya ketemu dengan teman hidupnya, mencintainya, dan…tiba2 dia teringat..rasa2nya pernah tau nama TH nya itu di suatu tempat deh.. Setelah dia ingat2, dia bongkar lagi koleksi buku dan semua benda yg dia punya, akhirnya dia temukan buku ‘yg tidak menarik’ itu, dengan nama TH-nya sebagai penulis buku itu. Dengan segera dia baca kata tiap kata yang tertulis di dalamnya, kalimat demi kalimat diperhatikan, dia baca buku itu dengan segala ‘gelora cinta’. Kenapa? Karena yang menulis buku itu adalah pribadi yang dicintainya.

Kisah ini aku denger wkt ibadah di Cilacap bbrp hari yang lalu. Dan hal yang sama Tuhan bicara kepadaku bbrp hari sebelum itu wkt aku lg baca buku Pak Petrus Agung. Hal yang simple tp dalem menurutku. Tuhan bilang..’Kamu itu kalo baca Alkitab..bacalah dengan ‘gelora cinta’ kepada-Ku. Janganlah km baca itu krn keharusan ato kebiasaan. Bacalah karena kamu mencintai-Ku.’ Sama seperti atau lebih dari kisah yg saya tulis tadi di atas. Tuhan hendak ingatkan.. Kalau kita benar2 fall in love with Him, bener2 jatuh cinta sama Tuhan, maka tulisan2-Nya, surat cinta-Nya kepada kita, pastilah kita baca dengan penuh perhatian, dengan penuh rasa ingin tau, rasa syukur, penuh rasa pengen kenal pribadi-Nya lbh dalam lagi. Alkitab itu isinya Firman Tuhan, setiap kata yg keluar dari mulut Allah…surat cinta-Nya kepada kita supaya kita hidup baik, benar, diberkati, tidak jatuh dlm dosa, menangkap isi hati-Nya. Tulisan yang membangun, menghibur, menyatakan kesalahan, menegur, memperbaiki kelakuan…diberikan-Nya kepada kita karena itu adalah salah satu ekspresi cinta-Nya kepada kita.

Adakah kita hari2 ini, membaca setiap ayat di Alkitab itu dengan penuh ‘gelora cinta’ kepada-Nya? Aku bertobat untuk itu. Teach me oh Lord to know You more and more..to love You more and more..

May 20, 2009

Sindrom Menjelang Mudik

Filed under: daily life, intermezzo ajah — siskawidjaya @ 4:00 am

Buat temen2 yang sekarang tinggal di luar kota asal, entah itu ngekost, tinggal di tempat sodara, ato emang dah punya rumah di kota yang baru, namanya mudik biasa dinanti2kan, apalagi klo dah berbulan-bulan ato bertahun2 ga pulang ke kota asal. Klo buat anak kuliahan, mudik itu bs wkt hari libur semeseter, libur hari raya, ato di hari2 kejepit. Namun buat orang2 yang dah kerja, namanya mudik bener2 kudu direncanakan dgn baik krn ini menyangkut masalah cuti dan jatah cuti yg masih dimiliki.

Klo buat aku yg tinggal di luar kota kelahiran, apalagi sekarang kerja, ga mudah untuk mencari hari yang tepat utk mudik, spt yang aku bilang tadi..jatah cuti jg kudu dipikirkan.  Tapi ga cuma itu aja…ada bbrp sindrom yang terjadi klo aku mau mudik…ada bnyk yg dipikirkan ato dirasakan..ada yang baik ada yg kurang baik, dan kesemuanya cukup kontradiktif di aku..

  • asikk…bs ketemu lagi sama ortu dan sodara-sodara di rumah. berkunjung ke rumah sodara, main-main, makan-makan, dll
  • hmm..bawa oleh2 apa ya buat orang2 di rumah? dan jg…bawa oleh2 apa ya buat orang yang di bandung? :D perlu dibawain ga ya? hehehe…liat ntar lah, klo ada space dan dana :P
  • klo aku mudik, itu artinya ninggalin bandung selama bbrp lama…hiks…pengen jg sih bener2 liburan di bandung bersama temen2, apalagi klo pas liburan gitu ada banyak hal yang menyenangkan utk dilakukan….
  • beberapa hal di pelayanan ga bs aku lakukan…jd ya…aku percayakan saja sama rekan2 di bandung, aku tau mrk orang2 yang luar biasa utk melakukan itu semua
  • mau main ke tempat wisata mana ya? di kotaku, ga ada tempat yang terlalu menarik kecuali Teluk Penyu dan Nusakambangan. tempat lain yg terdekat adalah Baturaden ato Pangandaran. denger2 sih ada obyek wisata baru yang dibuka, ntar deh dicoba :D
  • di sisi lain, papa ga begitu suka klo kami anak2nya malah pergi2 wkt mudik. katanya…kalian ini kan liburan, pulang ke rumah, tp koq begitu nyampe rumah malah pergi2, itu namanya ga pulang ke rumah. kalian harus ada di rumah setiap waktu. ga boleh pergi2 ke manapun juga! ya begitulah…mungkin memang mereka kangen sama anak-anaknya karena dah lama ga ketemu, tapi ga tau jg ya..kadang berasa koq gini sih? wkt kami ada di rumah pun ga diajak ngobrol jg sama papa.. ya sudahlah…
  • waktunya bantuin ortu di rumah, ada bnyk kerjaan di toko dan…klo pulang untuk mudik, itu artinya ga liburan 100%.. itu artinya kerja. apalagi klo liburannya itu libur lebaran ato libur natal, bagiku itu bukan liburan, itu artinya kerja…kerja…dan kerja mbantuin ortu. ntar sesampai aku di bdg, barulah aku istirahat…liburr
  • menyenangkan memang bisa ketemu sama ortu, tapi menjadi menyesakkan hati ketika melihat mereka bertengkar dan terus bertengkar.. kami anak2 pun dah bingung gimana caranya supaya pemulihan demi pemulihan terjadi di keluarga kami… kami hanya bisa berdoa..

Pergulatan antara pengen dan ga pengen pulang tjd klo dah dkt hari2nya mau mudik. di satu sisi, aku pengen bgt pulang. di sisi lain…sesak sekali di dada ini klo melihat hal2 yg kurang baik spt kutulis di atas.. Kalaupun aku pulang, hanya untuk menghibur hati mama..dan pulang dengan penuh harapan ada kasih karunia Tuhan yang besar yang mengalir di keluaraga kami.

O Lord..aku bener2 perlu kasih karunia-Mu yang besar…aku minta kemurahan-Mu, kasih setia-Mu, kekuatan dan sukacita dari-Mu, damai sejahtera yang melampaui segala akal dan pikiran.. Aku memerlukannya…kami semua memerlukannya… Kepada-Mu aku berharap…yang terbaik lah yang terjadi, yang sesuai dengan janji-Mu.. :)

May 14, 2009

Faithful Friend

Filed under: friendship, songs — siskawidjaya @ 3:31 am

Beberapa tahun yang lalu, aku sempat tergugah oleh pertanyaan seorang saudara di kostku. Dia bertanya, ‘Mungkinkah seseorang bisa memiliki sahabat sejati? Baik itu persahabatan antara wanita-wanita ataulah persahabatan yang tulus antara pria-wanita tanpa maksud ‘tersembunyi’ (cemburu, gelora cinta asmara, dll)?’. Mengapa dia berpikir seperti itu? Karena seumur hidupnya sampai saat itu dia tidak punya seorang sahabat (manusia, bkn Tuhan) yang menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

Ada beberapa lagu yang kusuka ttg persahabatan ini, salah satunya Faithful Friend. Dalam lagu ini diceritakan bagaiman persahabatan yang tulus antara pria dan wanita, tidak dibumbui oleh hal-hal lain, namun bersama2 saling mendukung untuk menggenapi panggilan Tuhan. Lagu ini, kupikir bisa berlaku umum, tidak hanya persahabatan pria-wanita, namun bisa jg wanita-wanita atau pria-pria..hanya perlu diganti saja kata ganti orangnya :)

 Faithful Friend

(Twila)

Everyone knows you as a man of honor;
I am glad to know you simply as a friend.
You’ve always taken time to be my brother,
And I’ll be standing by you in the end.
But I would never put you on a pedestal.
I thank the Lord for everything you do.
I’ll be there to pray for you and for the ones you love
I believe that he will finish all he started in you.
I will be an open door that you can count on
Anywhere you are, anywhere you’ve been.
I will be an honest heart you can depend on.
I will be a faithful friend.

(Stephen)
Ooo-oo
I am one of many whose path has been made clearer
By the light you’ve carried faithfully
As a warrior and a child.
God has used you greatly to encourage and inspire,
And you’ve remained a true friend all the while.
But I would never put you on a pedestal,
Cause we both know all the glory is the Lord’s
And I’ll be there to pray that he will keep you by his grace,
And I always will remind you to be seeking his face.

(Stephen and Twila)
I will be an open door that you can count on
Anywhere you are, anywhere you’ve been.
I will be an honest heart you can depend on.
I will be a faithful friend.

(Twila)
Should it ever come you time to mourn,
I will weep with you.
And every single time you win,
I’m celebrating too.

(Stephen and Twila)
I will celebrate with you.
I will be an open door that you can count on
Anywhere you are, anywhere you’ve been.
I will be an honest heart you can depend on.
I will be a faithful friend.

(Stephen)
I will be faithful.
(Twila)
I will be a
(Stephen and Twila)
Faithful friend.

friendship_7Aku percaya, tidak pernah kebetulan ketika Tuhan menempatkan kita di tempat kita berada hari demi hari. Orang-orang yang istimewa, ia tempatkan di sekitar kita untuk bersama2 saling mendukung dalam menggenapi panggilan Allah. Kalau aku mengingat masa2 yang telah lalu sampai hari ini, memang benar, orang-orang istimewa, orang-orang pilihan-Nya Ia tempatkan untuk ada di dekatku, bersama-sama kami saling membantu dalam pengenalan akan Allah. Mereka adalah para sahabat yg Tuhan berikan padaku sampai hari ini, dan aku bersyukur untuk itu. Bersama mereka, aku bebas menjadi diriku apa adanya, dengan segala kekurangan dan kelebihanku. Menopang jika jatuh, bersama2 bersukacita jk ada yg bersukacita, bersama2 bergumul jika ada yg bergumul, bersama2 maju sampai garis akhir.

Friends love through all kinds of weather, and families stick together in all kinds of trouble. Pro 17:17

Daud, pada akhirnya menemukan Yonatan sebagai sahabatnya, jiwa mereka berpadu. Aku bersyukur untuk setiap sahabat yg Tuhan berikan. Dan jauh bersyukur lagi krn Dia lah yang menyebutku sebagai sahabat-Nya.

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. 14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. 15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Joh 15:13-15 

May 4, 2009

His Finger

Filed under: grace, love, teaching — siskawidjaya @ 8:02 am

Beberapa hari yang lalu, ada di kebaktian Sion Raya, Bang Ricky (TK’99) sampaikan firman yg cukup menarik hatiku. Mengapa menarik? KArena firman ini bicara kuat sekali di dalam hatiku dan ternyata firman yang sama, aku dengar di ibadah minggu keesokan harinya di Jakarta.

Berikut adalah beberapa point yang aku dapatkan secara pribadi.

 Suatu hari orang2 Farisi menempatkan seorang perempuan yang kedapatan melakukan dosa di hadapan Tuhan Yesus, mereka berharap agar perempuan ini lgsg dihukum saja, dilempari batu, sesuai dengan apa yg tertulis di hukum Taurat. Hukum Taurat, hukum yang ditulis oleh tangan Tuhan sendiri. Hukum yang memerintahkan agar setiap orang yang bersalah harus dihukum (hukuman mati dlm hal ini), dan kini Yesus diperhadapkan dengan situasi ini..Apa yang Ia lakukan? Ia menulis dengan jari-Nya di tanah.

Apa maksudnya? (more…)

May 2, 2009

Tongkat dan Pedang

Filed under: great book, teaching — siskawidjaya @ 3:48 am

Yohanes berkata: “Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.” Yesus berkata kepadanya: “Jangan kamu cegah, sebab barangsuiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu.” Luk 9:49-50

Ada 1 jenis peperangan yang terbukti amat menghabiskan tenaga, namun tak berguna barang sedikit pun. Peperangan yang dimaksudkan adalah ‘peperangan di antara orang percaya, bahkan hamba Tuhan’.

Sekalipun demikikian, tidak sedikit di antara anak-anak Tuhan yang tak mengenal jera. Ego mereka lebih besar dibanding kesadaran rohaninya. Sakit hatinya lebih kuat dibanding pengampunannya. Kepicikan seringkali begitu mendominasi hidup sehingga menyingkirkan kelapangan dada.

Tuhan tidak pernah memanggil kita untuk saling berkompetisi. Tuhan tidak pernah memilih siapa yang paling hebat di antara anak-anakn-Nya. kita tidak pernah dipanggil untuk menjadi lebih baik daripada orang lain. Kita dipanggil untuk menggenapkan rencana-Nya atas kehidupan kita masing-masing. Apa yang paling bijak apabila kita tengah diseret dalam kancah peperangan seperti itu?

Jawabnya adl: jangan berperang dengan menggunakan senjata yang sama dengan yang dipakai oleh siapapun yang menyerang kita. Bila kebencian datang menyerbu, hadapilah dengan kasih. Jika gosip dan fitnah yang datang, hadapi dengan kebenaran. Bila kekerasan menghadang, hadapi dengan kelembutan. Bila sakit hati menikam, hadapi dengan pengampunan. Bila amarah yang muncul, hadapi dengan dengan kelembutan dan kesabaran. Jangan berperang dengan senjata yang sama dengan yg mereka pakai. Mengapa?

Sebab bagaimanapun juga mereka adalah anak-anak Kerajaan juga. Biarkan Bapa yang mendidik dan mendisiplin serta menjatuhkan hukumannya dan bukan kita. Sesuatu sekecil apa pun yang terjadi atas hidup mereka, jika itu sesuatu yang buruk, tentunya merugikan semua kita. Namun kalau datangnya dari Bapa, Ia juga yang akan menatang anak-anak-Nya sehingga semuanya membawa kebaikan dan kemuliaan Nama-Nya.

Kepada kita, Tuhan memberi kita 2 jenis senjata di tangan kita. Tongkat dan pedang. (more…)

April 2, 2009

Psalm 139:1-18

Filed under: love — siskawidjaya @ 3:18 am

 GOD, investigate my life; get all the facts firsthand.
I’m an open book to you; even from a distance, you know what I’m thinking.
You know when I leave and when I get back; I’m never out of your sight.
You know everything I’m going to say before I start the first sentence.
I look behind me and you’re there, then up ahead and you’re there, too– your reassuring presence, coming and going.
This is too much, too wonderful– I can’t take it all in!
Is there anyplace I can go to avoid your Spirit? to be out of your sight?
If I climb to the sky, you’re there! If I go underground, you’re there!
If I flew on morning’s wings to the far western horizon,
You’d find me in a minute– you’re already there waiting!
Then I said to myself, “Oh, he even sees me in the dark! At night I’m immersed in the light!”
It’s a fact: darkness isn’t dark to you; night and day, darkness and light, they’re all the same to you.
Oh yes, you shaped me first inside, then out; you formed me in my mother’s womb.
I thank you, High God–you’re breathtaking! Body and soul, I am marvelously made! I worship in adoration–what a creation!
You know me inside and out, you know every bone in my body; You know exactly how I was made, bit by bit, how I was sculpted from nothing into something.
Like an open book, you watched me grow from conception to birth; all the stages of my life were spread out before you, The days of my life all prepared before I’d even lived one day.
Your thoughts–how rare, how beautiful! God, I’ll never comprehend them!
I couldn’t even begin to count them– any more than I could count the sand of the sea. Oh, let me rise in the morning and live always with you!

February 8, 2009

Your Love

Filed under: love — siskawidjaya @ 4:57 pm

Seorang raja, gembala Israel, pernah berkata…

 

Psa 84:1  Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam! 

Psa 84:2 Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup. 

Psa 84:10 Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik. 

 

Ada kerinduan luar biasa dari dalam hati Daud yang terdalam untuk terus tinggal dalam hadirat Tuhan. Daud adalah seorang raja, namun cintanya kpd Allahnya jauh lbh besar daripada apapun.

Hari-hari ini, dari yang kualami salama ini…aku bisa bilang…

Aku telah menerima cinta yg tulus, tanpa syarat…

Cinta dan ungkapan cinta tersebut begitu manis, romantis..

Tidak bisa tidak aku harus bertemu dan ngobrol dengannya..

Ada banyak yg bisa kami share kan satu dengan yang lain..

Dia tidak pernah mengecewakanku, tidak satu kali pun..

Setiap benda, hal, peristiwa di sekitarku, adalah bukti pernyataan cintanya

Matahari yang bersinar, hujan yg turun, makanan, minuman, tempat tinggal, semuanya merupakan pemberian sebagai bukti cinta padaku..

Dia mengajariku bagaimana mencintai…mencintai tanpa batas…

Dia berikan contoh nyata bahwa ‘to love is to give’

Dia berikan segalanya bagiku, itu artinya aku pun harus berikan segalanya bagi pribadi yang kucintai

Cinta yg ada di dunia bisa saja berubah…

tp cinta-Nya padaku tidak pernah berubah…

makasih Tuhan…

cinta-Mu lebih kuat dari yang ada di dalam dunia

cinta-Mu lebih kuat dari maut….

 

tidak heran klo Daud bisa berkata:

lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik

February 4, 2009

Stress (2)

Filed under: grace — siskawidjaya @ 5:20 pm

Apakah Anda sedang letih, lesu, dan berbeban berat? Dr. Peter Axt dan Dr. Michaela Axt-Gadermann, pakar kesehatan Jerman mengungkapkan ada 9 tanda untuk mengenalinya:

  1. Otot di leher tegang, pegal dan sakit2 karena ada hub antara emosi dan ketegangan otot.
  2. Jika teman kerja Anda bersin dan besoknya Anda terkena flu.
  3. Kepala selalu sakit.
  4. Makin gemuk atau makin kurus dalam waktu yang singkat
  5. Selagi malam susah tidur, selagi siang bawaannya menguap terus
  6. Denyut jantung Anda bertambah terus atau kadang terlewati
  7. Malam hari gigi bergemeretak, itu adalah tanda stress (kadang gw gitu loh…menurut pengakuan orang2 yg mendengar suara itu..hehe..tp untunglah ga sering2). :D
  8. Tangan dan kaki Anda lembab dan dingin
  9. Sering lupa. Ternyata sering lupa itu bkn cuma karena dah tua saja ya….tp bs jg karena stress atau sedang berbeban berat, jd pikiran ga fokus.

Solusi penanganannya:

  1. Ambil waktu khusus dengan Tuhan (berdoa) sehingga Anda bisa berefleksi tentang siapa Tuhan, siapa Anda, dan apa tujuan hidup Anda yg Dia tetapkan bagi Anda.
  2. Relaksasi dengan pijatan, lakukan peregangan otot (olahraga) atau berenang. (hehe….now I know knp gw suka bgt klo diajak renang..bener2 jadi rileks…asik deh..I love it :D )
  3. Jangan ambil terlalu banyak pekerjaan dan merasa dunia akan berhenti berputar atau segalanya akan kacau kalau Anda tidak ikut campur.
  4. Atur skala prioritas dlm khidupan Anda, jangan sampai juga Anda menjadi maha hadir di kantor, gereja, pelayanan, tempat2 lain, dst.
  5. Banyak tertawa!! menurut Dr. Peter Axt dan rekannya, 1 menit tertawa lepas khasiatnya sama dengan 30 menit relaksasi.

Solusi yang Tuhan tawarkan:

“Marilah datang kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat Aku akan memberi kelegaan bagimu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” Mat 10:28-30

February 3, 2009

Buluh yang Terkulai

Filed under: grace, hope, love, teaching — siskawidjaya @ 5:38 pm

Tuhan itu berbeda dengan manusia, Petrus mengalami hal yang sama. Tahukah Anda mengapa Tuhan di tepi danau Galilea menanyakan pertanyaan yang sama sampai tiga kali kepada Petrus: “Simon anak Yohanes, apakah engkau agape dengan aku? Jawab Petrus sejujurnya apa yang masih ada dalam dirinya, dia berkata: “Tuhan, aku hanya filio dengan Engkau.”

Mengapa hal itu ditanyakan di tengah-tengah Tuhan sedang membuat perapian membakar ikan untuk mempersiapkan makan pagi bagi mereka? Mengapa di depan  perapian Tuhan bertanya sampai tiga kali? Sebab di depan perapian yang sama tiga kali juga Petrus telah menyangkali diri-Nya, dia dikembalikan ke titik dimana dia jatuh, dan di tempat itu Tuhan berkata: “Aku akan mengangkat hidupmu kembali.”

Tuhan tidak menyingkirkan rekaman masa lalunya yang traumatik itu, tetapi justru Tuhan membawa dia kembali kepada peristiwa itu dan dihadapkan ke dirinya lagi. Semua rekaman yang dengan detail pernah dia alami hanya ditambahi dengan penglihatan bahwa ternyata Yesus ada di tempat itu pada saat itu. Itulah yang memulihkan dia sebenarnya. (more…)

February 2, 2009

Lemah lembut dan Rendah hati

Filed under: teaching — siskawidjaya @ 5:56 pm

Hari minggu kmrn kami kmsl di rumah Bang Henry. Tema kmsl kali ini disamakan dengan tema gereja, ttg membangun hubungan dlm suatu keluarga. Ada banyak hal yang disharekan, tp terus terang aku sangat terberkati dengan yang dibagikan oleh Bang Henry, Mas Dawni dan Risen. Berikut ini adalah summary yg berhasil kucerna..

Mat 11:28-30 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.” (more…)

Vote or Golput?

Filed under: politics — siskawidjaya @ 3:01 pm

Banyaknya partai peserta pemilu, aturan main yang semakin ruwet, segala isu sana sini biasanya mendorong warga yang memiliki hak pilih pada akhirnya memilih untuk golput di pemilu kali ini. Kalau pun tidak golput, dengan kondisi bangsa yang ada sekarang ini, dipredikisikan akan ada banyak sekali surat suara yang tidak sah karena adanya kesalahan prosedur dalam pemilihan umum thn ini.

Ok, sedikit saya share…
Pemilu adalah suatu sistem yang digunakan oleh bangsa kita yang notabene sbg bangsa demokrasi, di mana wakil rakyat juga memegang andil yang besar dalam menentukan arah perjalanan bangsa kita ke depat. Wakil rakyat adalah orang-orang yang dipilih oleh rakyat untuk duduk di kursi legislatif, dalam hal ini kursi DPR RI, DPD, dan DPRD. Apa saja yang dikerjakan oleh mereka di kursi tersebut? Mereka menentukan kebijakan dan anggaran belanja daerah, pusat, maupun propinsi yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan kota/daerah mereka pada saat rapat dewan. Wakil rapat ini ‘digaji’ oleh negara untuk rapat (bicara-menyuarakan isi hati rakyat) ketika rapat dewan berlangsung.
Nah, seringkali pada saat rapat dewan berlangsung, mereka tidak menyuarakan isi hati rakyat, tapi ‘memeloroti’ kas negara demi kepentingan mereka, misalnya…pake fasilitas hotel tmpt rapat untuk bersenang2 saja kendati ‘daftar hadir rapat dewan’ tetap mereka tandatangani. Ok, itu sedikit fakta di lapangan yang membuat rakyat tidak lagi mempercayai wakil2nya dan memilih untuk golput.

Mari kita coba melihat dari sudut pandang lain… (more…)

January 31, 2009

Stress

Filed under: grace, teaching — siskawidjaya @ 5:47 pm

Pernah dengar kata stress? sangat sering kurasa. Dari pengamatanku selama ini, hari lepas hari semakin banyak orang menjadi stress di dunia ini. Baik itu stress level ringan maupun kelas berat. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya psikiater, semakin banyaknya rumah sakit jiwa, semakin banyak rumah pemulihan bagi orang-orang yang mengalami ‘gangguan jiwa’.

Manusia terdiri dari 3 bagian, tubuh, jiwa, dan roh. Jika bagian ‘tubuh’ ini mengalami gangguan fungsi maka kita sebut ’sakit’. Jika jiwa ini mengalami gangguan maka secara singkat kita sebut orang tersebut sedang ‘mengalami tekanan/gangguan jiwa’, sedangkan jika roh ini mengalami gangguan, sering kita sebut ‘kerasukan’. Nah, stress merupakan salah satu manifestasi dari ‘gangguan jiwa’. Seseorang bisa menjadi stress karena adanya tekanan pada pikirannya, perasaannya, dan kehendaknya. Tekanan ini bisa tekanan yang ringan maupun berat. Pada tekanan ringan, manifestasi stress dapat berupa sakit kepala, ga bisa tidur, makan banyak, ‘uring-uringan’, suka melamun, dll. Ada masa di mana tekanan yang dihadapi semakin menumpuk dan menumpuk tanpa ada penyelesaiannya sehingga menimbulkan manifestasi yang semakin parah, misalnya: meningkatnya asam lambung secara berlebihan sehingga menyebabkan sakit maag, atau bahkan sakit GERD (Gastro Esophangeal Reflux Disease) (more…)

January 28, 2009

Hold me in your arms

Filed under: grace, songs — siskawidjaya @ 1:59 am

Di awal-awal Sion Raya yg kuikuti di kampus, ada beberapa lagu yang berkesan dalam bagiku. Lagu di bawah ini salah satunya. Dikatakan di situ bahwa, sekarang Engkau dekat bagiku (bukan lagi Allah yang jauh), semuanya menjadi berbeda, benar-benar menjadi berbeda, aku bukanlah aku lagi yang dulu…ya benar sekali..aku bukan lagi aku yang dulu, yang menyebalkan, yang ini dan yang itu, karena Allah lah yang mengubahkanku.

Ketika Allah ada bersama kita, dekat dengan kita, yaitu ada di hati kita..semuanya berubah menjadi berbeda, I am not the same. Dan pada akhirnya yang menjadi keinginanku adl…pegang aku Tuhan dengan kekuatan tangan-Mu, jangan biarkan aku pergi dan menjauh, aku tetap memerlukan kasih karunia-Mu, dan  aku mau tinggal di dlm kekekalan bersama-Mu.

Hold me in your arms
Never let me go
I want to spend eternity with you

I stand before You Lord
And give You all my praise
Your love is all I need
Jesus You’re all I need
My life belongs to You
You gave Your life for me
Your grace is all I need
Jesus You’re all I need

And now that You’re near
Everything is different
Everything’s so different Lord
I know I’m not the same
My life You changed
I want to be with You(2X)

And I will sing for You always
Cause in Your presence God is where I want to stay

Space and Time to Change

Filed under: teaching — siskawidjaya @ 1:30 am

 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 2 Pet 3:9

 dalam versi the Message dikatakan

 God isn’t late with his promise as some measure lateness. He is restraining himself on account of you, holding back the End because he doesn’t want anyone lost. He’s giving everyone space and time to change.

 Aku suka sekali waktu ayat ini bilang: Dia memberikan dan terus memberikan setiap orang kesempatan dan waktu untuk berubah. Perubahan bukanlah hal yang instan. Tuhan tau itu. Dia sabar terhadap kita. Perubahan adalah suatu proses, karenanya Ia memberikan kepada setiap kita, tidak terkecuali, siapapun kita…waktu untuk berubah. Ada yang memerlukan waktu yang relatif singkat untuk berubah, ada juga yang memerlukan waktu yang lama untuk berubah. Tidak jadi soal. Yang penting di sini adalah keinginan untuk mau berubah, dan mengerjakan perubahan itu.

January 26, 2009

Brain Usage Profile

Filed under: intermezzo ajah, teaching — siskawidjaya @ 4:41 pm

Source: http://mindmedia.com/brainworks/profiler

Your Brain Usage Profile:

Auditory 41%

Visual 58%

Left31%

Right68%

No matter which side of your brain is dominant, M i n d W a r e can strengthen your emotional brain power by helping you understand how you feel about yourself.

siska, you possess an interesting balance of hemispheric and sensory characteristics, with a slight right-brain dominance and a slight preference for visual processing.Since neither of these is completely centered, you lack the indecision and second-guessing associated with other patterns. You have a distinct preference for creativity and intuition with seemingly sufficient verbal skills to be able to translate in any meaningful way to yourself and others.

You tend to see things in “wholes” without surrendering the ability to attend to details. You can give them sufficient notice to be able to utitlize and incorporate them as part of an overall pattern.

In the same way, while you are active and process information simultaneously, you demonstrate a capacity for sequencing as well as reflection which allows for some “inner dialogue.”

All in all, you are likely to be quite content with yourself and your style although at times it will not necessarily be appreciated by others. You have sufficient confidence to not second-guess yourself, but rather to use your critical faculties in a way that enhances, rather than limits, your creativity.

You can learn in either mode although far more efficiently within the visual mode. It is likely that in listening to conversations or lecture materials you simultaneously translate into pictures which enhance and elaborate on the meaning.

 

It is most likely that you will gravitate towards those endeavors which are predominantly visual but include some logic or structuring. You may either work particularly hard at cultivating your auditory skills or risk “missing out” on being able to efficiently process what you learn. Your own intuitive skills will at times interfere with your capacity to listen to others, which is something else you may need to take into account.

ok, itu test yang pertama. terus aku coba test sekali lagi…dgn jenis soal yang berbeda tentunya. dan inilah hasilnya: (more…)

Barter

Filed under: grace, inspiring story, love — siskawidjaya @ 1:48 am

Pada suatu hari seorang anak laki-laki yang memiliki satu kantung penuh kelereng menawarkan kepada seorang gadis yang memiliki satu kantong permen untuk melakukan barter. Gadis itu dengan senang hati menyetujuinya. Tetapi ketika anak laki-laki itu mengeluarkan kelereng-kelerengnya, ia menyadari bahwa ia tidak bisa memberikan beberapa kelereng kesayangannya. Agak curang, ia mengambil tiga kelerengnya yang terbaik dan menyembunyikannya di bawah bantal. Pertukaran itu pun dilakukan, dan gadis kecil itu tidak pernah tahu bahwa ia dicurangi. Tetapi malam itu ketika gadis kecil ini tidur dengan nyenyak, anak laki-laki itu gelisah. Ia tidak bisa tidur, merenungkan sebuah pertanyaan yang mengganggunya:”Saya jadi bertanya-tanya, apakah ia juga menyembunyikan permennya yang terbaik?” (more…)

Next Page »

Blog at WordPress.com.